Sabtu, 05 Juli 2008

KARNAVAL JAKARTA

JAKARTA, JUMAT - Wakil Gubernur DKI Jakarta resmi membuka Jakarnaval 2008. Acara yang diadakan dalam rangka meramaikan HUT Jakarta Ke-481 ini mendapat sambutan hangat dari ratusan warga Jakarta. Sejak pukul 17.00 WIB, Sabtu (5/7) warga Jakarta memenuhi lokasi pinggir Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka terlihat antusias dan penasaran ingin melihat atraksi budaya dan mobil hias sebagaimana yang rencananya dipertontonkan pada festival tahunan ini.
Didampingi Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Prijanto memukul beduk tanda dimulainya Jakarnaval 2008. Pemukulan beduk tersebut disambut lagu Halo Jakarta dan pesta kembang api yang berlangsung selama kurang lebih lima menit. Ratusan warga Jakarta yang memenuhi arena karnaval diajak bertepuk tangan menyambut kemeriahan acara tersebut. Senyum bangga terlihat di wajah para peserta maupun penonton karnaval.
Dalam sambutannya, Prijanto mengatakan acara yang akan menampilkan atraksi dari beragam daerah ini diharapkan mampu membangun kebersamaan di antara warga Jakarta. "Semoga ini jadi tali silaturahmi untuk membangun masyarakat yang sejahtera dan damai," ujarnya.
Prijanto juga mengharapkan Jakarnaval 2008 tersebut juga akan mampu memperlihatkan dan mengembangkan potensi budaya wisata Indonesia yang sangat kaya akan keberagaman tersebut.Beberapa peserta pantomim mengawali pawai karnaval tersebut dan diikuti beberapa pria yang mengenakan pakaian pejuang sambil membawa sepeda ontel.
Pemain marching band dari Batavia Band Mandiri kemudian menyusul, mendahlui puluhan peserta atraksi budaya yang menyusul dari belakangnya.Terlihat para pemuda yang menggunakan egrang dan juga penari Tari Reog Ponerogo menyusul dari belakang. Pertunjukan tersebut terus berlangsung dan semakin menarik perhatian penonton. Warga yang sebelumnya berada di belakang pagar pembatas menghambur ke ruas Jalan Medan Merdeka Selatan mendekati peserta atraksi. Hingga berita ini diturunkan, aksi ini terus berlangsung.

NEED FOR SPEED

AKARTA, JUMAT - Jika sesuai dengan rencana, besok jam 09.00 WIB PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akan memperkenalkan X-Trail baru di Manggala Wanabhakti, Jakarta Pusat. Hari itu memang khusus untuk para wartawan yang sekaligus boleh menjajal tiga varian yang siap dilansir NMI ke pasaran mobil tanah air. Sedang untuk pemilik Nissan X-Trail lama dan juga undangan umum bisa mencobanya, Minggu (6/7) di tempat yang sama.
Menurut Teddy Irawan, Deputy Director Sales & Marketing NMI melalui telpon seluler kepada Kompas.com, produk yang akan diperkenalkan berbahan bakar bensin dengan dua jenis kapasitas mesin. Pertama 2.0L manual bermesin QR20DE. Sama dengan dapur pacu Latio dan Grand Livina. Tak cuma itu, "Seperti intake dan exhause berada di satu tempat. Begitu juga suspensinya, kombinasi MacPherson dan Multi Link," jelas Teddy.
Selain mesin 2.0L, juga ada yang 2.5L CVT dan 2.5L CVT Top Grid, keduanya dibekali dapur pacu QR25DE. Bahkan keistimewaan Nissan X-Trail baru ini, terutama bertransmisi otomatis mempunyai persneling 6 tingkat percepatan, begitu juga dengan manual. Perihal harga, Teddy membocorkan varian paling rendah Rp 250 juta, sedang dua lagi Rp 286 juta (2.5L CVT) dan Rp 306 juta (2.5L CVT Top Grid). Dibandingkan dengan versi lama, perbedaannya cukup banyak. Namun X-Trail ini kembali head on dengan Honda CR-V yang memasang tarif, paling rendah Rp 286 juta, kemudian Rp 296 juta dan paling tinggi Rp 314 juta. Selain dengan Honda, X-Trail juga bertempur dengan Chevrolet Captiva mesin bensin dengnan rentang harga Rp 262 juta - Rp 270 juta lebih.

Jurnal akuntansi

Membutuhkan jurnal akuntansi yang up-to-date
klik disini ***

Samosir?


Pulau Samosir, siapa yang tidak mengenalnya? Pulau yang terletak ditengah-tengah Danau Toba. Pulau Samosir itu sendiri dikelilingi oleh pegunungan, kemana pun mata kita memandang kita akan selalu menemukan pegunungan. Tak heran udara di sana pun sangat dingin. Mengingat Pulau Samosir terletak di dataran tinggi sekitar 700 " 1.995 mdpl.
Untuk menuju ke pulau Samosir itu sendiri dapat di tempuh dengan dua cara, yang pertama kita dapat menyeberang danau Toba melalui Ajibata dan yang kedua kita dapat melewati Brastagi. Keduanya tinggal anda yang menentukan. Keindahan pulau Samosir akan membuat anda terbuai oleh hijaunya gunung dan sejuknya udara. Anda akan benar-benar merasa segar kembali setelah melewati satu malam di Pulau Samosir.
Cara Mencapai Daerah Ini
bagi anda yang tidak membawa mobil pribadi, anda dapat menyewa mobil dari Medan, biayanya sekitar Rp. 300.000,- per Hari. Lalu anda tinggal memilih antara lewat Brastagi atau Prapat. Dari Medan menuju Prapat memakan waktu sekitar 4 jam perjalanan dan disambung dengan menyeberang menggunakan kapal ferry yang memakan waktu 1 jam perjalanan. Sedangkan dari Brastagi hanya 3 jam saja.
Tempat Menginap
tempat menginap di Samosir banyak dan beragam. masing-masing menawarkan pemadangan yang paling indah dari Danau Toba. Penginapan-penginapan tersebut terlekat di pinggiran Danau Toba
Berkeliling
Untuk berkeliling di sekitar pulau Samosir, anda dapat menggunakan BeMo (Becak Motor) yang sangat terkenal di Sumatera Utara, biayanya sekitar Rp.3000 " Rp 10.000,- tergantung jauh dekatnya tujuan anda. Atau anda dapat menggunakan kendaraan umum.
Tempat Bersantap
Untuk di Samosirnya sendiri, tempat makan pun sangat banyak. Dari mulai masakan cina sampai dengan masakan jawa. Tinggal pilih sesuai selera anda.
Buah Tangan
Banyak yang dapat anda temukan di Samosir, dari mulai ulos sampai dengan kerajinan tangannya. Semuanya unik dan indah.
Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan
Anda dapat berjalan-jalan mengelilingi Pulau Samosri, anda dapat memancing di pinggir danau Toba dan anda dapat mengunjungi objek-objek wisata yang ada disana. Atau anda dapat mencuci mata di daerah Tomok
Tips
Udara Pulau Samosir bila malam sangat dingin, bagi anda yang tidak terbiasa dengan udara dingin jangan lupa membawa jacket yang tebal.
Teliti dalam memilih tempat makan.

WAYANG



DENPASAR, SABTU--Pergelaran wayang inovasi yang disajikan di panggung tertutup arena Pesta Kesenian Bali (PKB) di Denpasar, merupakan "perkawinan" dari seni wayang kulit tradisional dengan wayang wong yang di Bali disebut parwa.
Pergelaran yang dirancang Made Sidia SSP, seniman kawakan jebolan ISI Denpasar, tampak jelas berasal dari dua unsur seni yang "dikawinkan" itu, demikian pengamatan ANTARA Denpasar, Sabtu.
Dalam pergelaran yang berdurasi 1,5 jam, buah kreasi seniman yang kerap melanglangbuana dengan karyanya ke sejumlah negara itu, tampak memukau ratusan penonton yang memadati gedung pertunjukan. Pergelaran karya seni kontemporer itu menjadi lebih menarik dan komunikatif, setelah penyajian dialog antar-tokoh pewayangan yang terlibat dilakukan dengan empat bahasa, yakni Bali, Indonesia, Inggris dan Sansekerta, yang merupakan pakem bahasa wayang tradisional Bali.
Dengan menggunakan bahasa sebanyak itu, tidak hanya penonton asal Pulau Dewata yang dapat menangkap jalannya ceritera yang dipersembahkan, tetapi juga puluhan turis mancanegara yang hadir di ruang itu. Sejumlah turis tampak tertawa terpingkal-pingkal begitu mendengar ucapan salah soorang tokoh punakawan yang kocak dan lucu dalam pertunjukan bertajuk "Astaberata" yang dipetik dari kisah Ramayana.
Made Sidia sendiri mengakui bahwa karyanya sengaja menggunakan empat bahasa agar pertunjukan menjadi lebih komunikatif, mengingat penontonnya tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga turis yang sedang berlibur di Bali. Yang menarik, tertawa bisa bergantian antara penonton pribumi yang hanya mengerti bahasa daerah atau Indonesia, dengan para turis yang hanya paham bahasa Inggris.
Silih bergantinya sorak dan gelak tawa di arena pertunjukan itu, membuat semakin maraknya penyajian wayang inovatif yang krunya sebagian besar adalah civitas akademika ISI Denpasar.
Pertunjukan menjadi begitu "menyatu" lewat penayangan gambar atau bayangan wayang kulit dalam layar putih berukuran cukup lebar, dengan gerak-gerik wayang orang di panggung di bagian depan bawah layar yang terpasang.
Gerak-gerik wayang di layar dengan aksi panggung yang dilakukan para penari wayang orang, tampak berjalan selaras, sehingga pertunjukan tersebut benar-benar dirasakan sebagai sebuah "perkawinan" dua unsur seni dalam dunia pewayangan.

LA VIDA LOCA